Motivation letter

Memahami, menerima dan menyayangi diri sendiri

 Saya Viomita Aninda, lahir di Jakarta 2 Mei 2002. Motivation letter ini saya buat dengan tujuan untuk menggambarkan kepada para pembaca mengenai  bagaimana saya dapat menerima , memahami dan menyayangi diri saya sendiri.

Self love, self care. Sangat banyak istilah mengenai hal tersebut. Kita pun banyak menjumpai di berbagai tempat dan media tentang self love. Dari sekian banyak nya penjelasan dan ceramah mengenai self love dan self care, masih banyak ditemukan kejadian yang sangat  bertentangan dengan hal tersebut contoh nya bunuh diri, dan sel harrasment atau menyakiti diri sendiri. Maka dari itu disini kita dapat menyimpulkan betapa penting nya kita untuk memahami menerima dan menyayangi diri sendiri. Banyak nya Champaign yang menggalakkan tentang self love dan self care tidak menutup kemungkinan bertambah maraknya tindakan2 yang bertentangan. Maka diperlukan perhatian yang sangat dalam bagi para insan di dunia mengenai hal ini dan tentunya tidak menganggap remeh mengenai permasalahan ini.

Jika berbicara mengenai memahami diri sendiri, jika dipikirkan dengan akal sehat, adakah orang lain yang lebih memahami diri kita dibandingkan kita sendiri? Tentu saja, tidak. Lalu, sudahkan kita mencoba untuk memahami diri kita dengan baik? Jika kita melakukan sesuatu yang menyakiti fisik, pikiran dan hati kita, maka jawabannya adalah belum. Maka dari itu kenali diri, hanya kita yang dapat memahami diri kita sendiri, bukan orang lain. Dengan melakukan hal hal yang membuat kita nyaman tanpa melupakan tanggung jawab yang ada adalah sedikit bentuk dari memahami diri. Diri kita sendiri perlu pemahaman, jika kita sendiri enggan untuk memahami diri kita maka siapa yang akan melakukannya?. Segala bentuk perasaan dari dalam hati kita saya diri kita yang merasakannya, jika kita sedih, marah, kecewa, sakit. Lakukan hal yang membuat kita pulih. Kita tidak bisa memahami diri kita sendiri dalam keadaan yang tidak baik. Situasi dan kondisi hati dan lingkungan sangat penting untuk pemahaman diri kita.

Selanjutnya adalah menerima diri sendiri. Mungkin banyak yang bertanya apa yang dimaksudkan dari menerima. Menerima seperti sebuah keikhlasan dan rasa bersyukur kita akan diri kita sendiri. Dengan cara menerima keadaan dengan lapang dada dan memaafkan diri sendiri atas segala kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu. dan mengapresiasi diri sendiri karena telah bertahan sampai dititik sejauh ini. Tidak mudah dan tidak semua orang mampu bertahan jika berada di posisi kita. Maka dari itu perlu adanya sebuah penghargaan bagi diri kita sendiri karena telah melalui berbagai hal dalam hidup.

Dan yang terakhir adalah menyayangi diri sendiri. Seperti apa rasanya menyayangi diri sendiri?. Bagaimana wujud menyayangi diri sendiri?. Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang mudah untuk di jawab tetapi sulit untuk di praktikan dalam hidup. Tuhan menciptakan kita dengan penuh kasih sayang, melindungi dan menjaga kita. Lalu tugas kita sebagai makhluknya adalah meyanyangi diri kita sendiri. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menyayangi diri sendiri salah satunya nya tidak menyakiti diri kita, melepaskan emosi yang terpendam dalam diri kita yang dirasa sangat membebani dan mencintai orang orang disekitar kita yang juga menyayangi kita. Seringkali kita sibuk mencintai orang lain tapi melupakan untuk mencintai diri kita sendiri. Sehingga banyak hal yang bertentangan dengan diri kita yang menjadikan kita terbebani dan tertekan. Maka sangat diperlukan sebuah self love.

 Dari semua hal yang sudah saya ceritakan diatas, hal yang dapat saya garisbawahi adalah kita sebagai manusia harus melakukan segala hal dengan baik tanpa melupakan untuk menerima, memahami dan menyayangi diri sendiri. Tanpa diawali hal tersebut, semua hal akan berasa begitu berat dan sulit untuk kita tempuh lalu berujung untuk menyakiti diri sendiri. Jadi, mulai sekarang kenali diri kita dengan baik, berteman lah dengannya, lalu sayangi dirimu sebaik mungkin.

Comments